Pernah gak sih kamu lagi buka Instagram atau TikTok, terus tiba-tiba ngerasa… ketinggalan?
Kayak semua orang di dunia ini hidupnya seru banget. Nongkrong tiap malam, liburan tiap minggu, karier lancar, muka glowing, hidupnya “sempurna”.
Sementara kamu… cuma rebahan di kamar sambil scroll, dan ngerasa hidupmu “biasa aja”.
Yup, itu yang namanya FOMO : Fear of Missing Out.
Penyakit modern yang pelan-pelan bikin kita nggak bisa nikmatin apa yang udah kita punya sekarang.
📱 Semua Terlihat Sempurna.. di Layar
Masalahnya, yang kita lihat di media sosial itu cuma highlight, bukan kehidupan nyata.
Kita liat 15 detik video orang bahagia, tapi kita gak tau apa yang mereka rasain setelahnya atau yang sebenarnya.
Tapi otak kita langsung percaya: “Mereka lebih bahagia dari aku.”
Padahal, mereka juga pasti ngeliat postingan orang lain dan ngerasa hal yang sama.
Iya, FOMO itu menular. Semakin sering kita scroll, semakin kita ngerasa kurang.
📉 Kita Kehilangan Momen Sekarang
Kalau diperhatikan, demi gak ketinggalan momen orang lain, kita malah ngelewatin momen diri sendiri.
Lagi makan, tapi sibuk foto.
Lagi nongkrong, tapi buka HP terus.
Lagi tenang, tapi malah nyari sesuatu buat dibandingin.
Sampai akhirnya, kita lupa gimana rasanya menikmati sesuatu tanpa harus nunjukin ke siapa pun.
💬 “FOMO itu kayak ngejar masalah. Semakin dikejar, semakin jauh dari ketenangan.”
🌿 Cara Sederhana Buat ‘Detox’ dari FOMO
- Mulai sadar kapan kamu scroll karena pengen dan kapan karena takut ketinggalan.
Kadang kamu gak bosen, cuma takut gak update aja. - Kasih waktu buat diri sendiri tanpa notifikasi.
Setengah jam aja udah cukup buat ngerasa “balik lagi ke dunia nyata”. - Nikmatin hal kecil tanpa kamera.
Lihat langit sore, minum kopi, atau ngobrol tanpa mikir caption postingannya nanti apa. - Inget: hidup kamu juga punya highlightnya tersendiri, cuma gak semua harus ditayangin.
🌙 Akhirnya, yang Kita Butuhin Cuma Berhenti Sedikit
Gak apa-apa ketinggalan update.
Gak apa-apa gak ikut tren baru.
Hidup gak dirancang buat selalu viral, tapi untuk dirasakan dan disadari pelan-pelan.
✨ Jangan takut ketinggalan. Karena yang kamu kejar bukan keseruannya, tapi rasa validasi yang gak pernah cukup.
